Abstract
Daun encok ( Plumbago zeylanica L.) merupakan tanaman obat yang juga dapat digunakan sebagai bahan aktif pestisida nabati. Plumbagin merupakan salah satu senyawa sekunder penting yang terkandung dalam tanaman ini dan dapat digunakan sebagai bahan aktif insektisida ( Brontispa longgissima), akarisida ( Amblyomma variegatum), leismanisida ( Tripanosoma protozoa dan Leishmania donovani), nematisida ( Aphelenchoides besseyi dan Meloidogyne incognita), fungisida ( Aspergillus sp. dan Fusarium sp.), dan bakterisida ( Staphylococcus, Streptococcus, Pneumococcus spp., Salmonella dan lainnya). Keefektifan senyawa sekunder daun encok sebagai bahan aktif pestisida nabati belum dipahami secara lengkap sehingga perlu diteliti agar dapat menjadi acuan bagi peneliti dan petani pengguna. Pemanfaatan daun encok sebagai bahan baku pestisida nabati diharapkan dapat menekan penggunaan pestisida kimia sintetis yang cenderung berlebihan sekaligus menciptakan keseimbangan ekologi secara berkelanjutan. Tanaman daun encok dapat diperbanyak dengan menggunakan setek dan kultur jaringan. Pemanfaatan bahan nabati, khususnya daun encok, sebagai pestisida nabati akan mengurangi ketergantungan petani pada bahan kimia sintetis sehingga dapat menghasilkan produk yang lebih berdaya saing, ramah lingkungan, dan aman bagi kesehatan.
Cite
CITATION STYLE
Rohimatun, R., & Wiratno, W. (2016). POTENSI DAN PROSPEK DAUN ENCOK (Plumbago zeylanica L.) SEBAGAI BAHAN AKTIF PESTISIDA NABATI. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 34(3), 117. https://doi.org/10.21082/jp3.v34n3.2015.p117-124
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.