Evaluasi Kebutuhan Air Bersih PDAM Kabupaten Lamongan Studi Kasus Unit IKK Turi

  • Muhammad Riszaldi Santosa
  • Agus Setiawan
  • Intan Mayasari
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia yang sangat penting untuk mendukung kesehatan, kehidupan sehari-hari, dan pembangunan berkelanjutan. Di wilayah Kabupaten Lamongan, khususnya Unit IKK Turi, penyediaan air bersih menjadi tantangan seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan pertumbuhan kawasan permukiman. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kebutuhan air bersih masyarakat serta kemampuan PDAM dalam memenuhi kebutuhan tersebut dalam kurun waktu proyeksi hingga tahun 2034. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, yang mencakup analisis data jumlah penduduk, perhitungan proyeksi pertumbuhan penduduk dengan metode aritmetika dan geometrik, serta estimasi kebutuhan air bersih berdasarkan konsumsi domestik dan non-domestik. Penelitian juga mempertimbangkan faktor kehilangan air, fluktuasi konsumsi harian, serta beban maksimum yang memengaruhi sistem distribusi. Hasil Proyeksi kebutuhan air bersih di wilayah kerja PDAM Kabupaten Lamongan Unit IKK Turi terus meningkat dari tahun 2025 hingga 2034, seiring pertumbuhan penduduk dari 54.633 jiwa (2025) menjadi 58.695 jiwa (2034). Dengan asumsi tingkat pelayanan 80%, jumlah pelanggan juga meningkat. Kebutuhan air domestik (80–85 liter/orang/hari) naik dari 349.656 liter/hari (2025) menjadi 399.126 liter/hari (2034), ditambah kebutuhan non-domestik sekitar 5%. Total kebutuhan air bersih pada tahun 2034 mencapai 6,37 liter/detik. Hasil evaluasi menunjukkan keterbatasan infrastruktur dalam memenuhi proyeksi kebutuhan tersebut. Kapasitas reservoir eksisting hanya 150 m³, jauh di bawah kapasitas ideal minimal 110,074 liter (20% dari kebutuhan harian maksimum). Selain itu, kehilangan air sebesar 20% melebihi standar ideal WHO (15%), disebabkan oleh kebocoran jaringan, sambungan ilegal, dan inefisiensi distribusi. Permasalahan lain meliputi ketidakseimbangan tekanan dan jangkauan layanan yang belum merata.

Cite

CITATION STYLE

APA

Muhammad Riszaldi Santosa, Agus Setiawan, & Intan Mayasari. (2025). Evaluasi Kebutuhan Air Bersih PDAM Kabupaten Lamongan Studi Kasus Unit IKK Turi. Seminar Nasional Teknik Sipil, 3(1), 139–150. https://doi.org/10.56071/sintesi.v3i1.1567

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free