Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan citra tubuh dan harga diridengan kecenderungan body dysmorphic disorder pada remaja putri kelas XI di SMA X. Padapenelitian ini kecenderungan body dysmorphic disorder merupakan dependen variable, citra tubuhmerupakan independent variabel 1, dan harga diri merupakan independent variabel 2. Populasidalam penelitian ini yaitu remaja putri kelas XI SMA X. Metode pengambilan sampel padapenelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dan sampel yang digunakan berjumlah102 remaja putri. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan korelasi bivariat, variabel citratubuh dengan kecenderungan body dysmorphic disorder diperoleh koefisien korelasi sebesar r = -0,431 dan p = 0,000 yang berarti ada hubungan dengan arah negatif antara citratubuh dengan bodydysmorphic disorder. Pada analisis data antara dengan korelasi bivariat antara harga diri dengankecenderungan body dysmorphic disorder diperoleh koefisien korelasi sebesar r= -0,412 dan p = 0,000 yang berarti ada hubungan dengan arah negatif antara harga diri dengan bodydysmorphic disorder. Analisis data dengan korelasi multivariat diperoleh koefisien korelasi sebesarr = 0,497 dan p = 0,000 yang berarti ada hubungan antara citra tubuh dan harga diri dengan bodydysmorphic disorder pada remaja putri kelas XI di SMA X.
Cite
CITATION STYLE
Allisa Nur Rahma, & Febi Herdajani. (2024). Hubungan Citra Tubuh dan Harga Diri dengan Kecenderungan Body Dysmorphic Disorder pada Remaja Putri Kelas XI di SMA X. Psikologi Kreatif Inovatif, 4(2), 1–7. https://doi.org/10.37817/psikologikreatifinovatif.v4i2.3283
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.