Abstract
Latarbelakang: Kekurangan asupan nutrisi dan gizi tidak seimbang penyebab terjadinya anemia defesiensi zat besi yang paling banyak diderita ibu hamil, balita dan remaja putri. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan paritas dan usia ibu dengan anemia kehamilan. Metode penelitian observasional analitik, pendekatan cross sectinal. Populasi 110 ibu hamil trimester pertama. Teknik sampling purposive. Jumlah sampel 40 ibu hamil dengan rumus solving. Pengumpulan data usia dan paritas diperoleh dari buku register dan data kadar hemoglobin dari pengukuran kadar Hb ibu hamil menggunakan alat Easy-Touch Hb. Analisis uji statistic uji Rank Spearman. Hasil: ibu hamil paritas multipara 17 orang (42,5%), berusia 20-35 tahun 32 orang (80,0%), Ibu hamil tidak anemia jumlah 22 orang (55,%), anemia ringan 8 orang (20%), anemia sedang10 (25%), Analisis statistic diperoleh tidak ada hubungan paritas dengan anemia kehamilan (? 0,199) dan tidak ada hubungan usia ibu dengan anemia kehamilan di Puskesmas Nelayan Kabupaten Gresik (? 0,852). Kesimpulan : tidak ada hubungan paritas dan usia ibu dengan anemia kehamilan. Factor lain penyebab anemia meliputi asupan nutrisi, paritas, penyakit dan lainnya, maka diharapkan penanganan anemia kehamilan berdasarkan penyebabnya. Kata Kunci : Usia, Paritas, Anemia, Kehamilan
Cite
CITATION STYLE
Arifah, D. F., & Mudlikah, S. (2024). PARITAS DAN USIA IBU DENGAN ANEMIA KEHAMILAN DI PUSKESMAS NELAYAN KABUPATEN GRESIK. Jurnal Kebidanan, 45–55. https://doi.org/10.35872/jurkeb.v16i01.720
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.