IDENTITAS BUDAYA TORAJA DALAM NOVEL PUYA KE PUYA KARYA FAISAL ODDANG

  • Apriyani T
N/ACitations
Citations of this article
113Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pengarang menggunakan cara yang berbeda-beda dalam menyampaikan makna sebuah budaya yang diamatinya. Ada pengarang yang menyampaikannya secara langsung dan terbuka, namun ada juga yang menyampaikan melalui representasi tanda atau simbol. Mengutip rumusan budaya yang dikemukakan Collier (1994: 36-44) bahwa budaya merupakan seperangkat sistem simbol, makna dan norma yang ditransmisikan secara historis. Ketiga perangkat sistem tersebut nantinya akan membentuk sebuah identitas kebudayaan. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji identitas budaya Toraja yang tergambar dalam novel Puya ke Puya karya Faisal Oddang. Kekayaan estetika etnografi dalam novel Puya ke Puya dikaji dengan pendekatan antropologi sastra. Oddang menggambarkan konsepsi magis orang Toraja ke dalam tiga simbol, yaitu Puyya, Pohon Tarra, dan Tongkonan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Apriyani, T. (2020). IDENTITAS BUDAYA TORAJA DALAM NOVEL PUYA KE PUYA KARYA FAISAL ODDANG. MIMESIS, 1(1), 11. https://doi.org/10.12928/mms.v1i1.1534

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free