Kampung Wasur Sebagai Pusat Outodor Education Bagi Anak Di Kabupeten Merauke

  • Riyanto P
  • Sembiring J
  • Tambaip B
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Proses pembelajaran pada anak bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Pendidikan bagi anak tidak hanya bersifat formal tetapi juga bersifat non formal. Tujuan pengabdian ini adalah menjadikan kampung Wasur sebagai pusat outdoor education bagi anak. Outdoor education ini didasari oleh alam Merauke yang sangat indah tetapi minim dalam pemanfaatan untuk kegiatan edukasi. Outdorr education ini memberikan kesempatan untuk mengeksplorasi, menyentuh, dan belajar tentang berbagai hal melalui pengalaman yang berbeda selain di ruang kelas. Metode yang digunakan dimulai dengan pembentukan tim di lapangan, perumusan tujuan, identifikasi, pengumpulan dan analisis kebutuhan, prioritas solusi masalah, persiapan, implementasi, pendampingan samapi dengan menentukan kebutuhan dan sasaran baru. education. Hasil pengabdian ini adalah dengan adanya fasilitas outdor education ini anak dapat mengeksplorasikan dirinya dalam belajar secara baik dalam mengembangkan motorik kasar anak di sekolah tersebut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Riyanto, P., Sembiring, J., Tambaip, B., & Fitrianti, H. (2022). Kampung Wasur Sebagai Pusat Outodor Education Bagi Anak Di Kabupeten Merauke. KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 2(4), 01–08. https://doi.org/10.55606/kreatif.v2i4.590

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free