PELUANG DAN TANTANGAN PENGEMBANGAN EKONOMI SYARÎ’AH DI PERGURUAN TINGGI

  • Muqorobin M
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perkembangan ekonomi syarî’ah, juga disebut ekonomi Islam,saat ini memberikan harapan yang cukup menjanjikan. Hal initidak saja terjadi di Indonesia melainkan di hampir seluruhbelahan dunia, baik di Timur maupun di Barat. Ekonomi Islamsebagai bidang ilmu juga telah diajarkan di universitasuniversitasEropa dan Amerika. Di Indonesia jumlah perguruantinggi penyelengara ilmu ekonomi, yang dari sekitar 145perguruan tinggi, belum ada 10 program studi ilmu Ekonomiyang menyelenggarakan program ekonomi Islam/syarî’ah.Perguruan tinggi menjadi tempat yang amat strategis salampengembangan ilmu ekonomi syarî’ah serta penyiapan SDM dibidang tersebut, utamanya mulai dari program undergraduate(S1) sebagai starting point. Pengembangan kurikulum didesaindengan muatan ilmu ekonomi Islam secara penuh, sehinggahampir semua mata kuliah yang diajarkan memiliki muatanbagi pengembangan ekonomi Islam. Integrasi nilai-nilai Islamke dalam setiap mata kuliah merupakan sebuah kemestianyang tidak dapat ditunda dalam pengembangan ilmu ekonomiIslam serta sistem ekonomi yang akan dihasilkannya, tanpamemperdebatkan perlu tidaknya pemakaian label “Islam” atau‘syarî’ah” ke dalam jenis mata kuliah yang bersangkutan.Program ini dapat dilakukan melalui dua pendekatan disiplin,yaitu pendekatan disiplin Ilmu Ekonomi (Economics dominance)dan pendekatan disiplin Ilmu Agama (Syarî’ah dominance).

Cite

CITATION STYLE

APA

Muqorobin, M. (2014). PELUANG DAN TANTANGAN PENGEMBANGAN EKONOMI SYARÎ’AH DI PERGURUAN TINGGI. AL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata Sosial, 8(1), 163–188. https://doi.org/10.19105/al-lhkam.v8i1.346

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free