Abstract
Agricultural productivity is widely recognized as a critical driver of rural welfare and poverty reduction in developing economies; however, empirical evidence on how productivity gains translate into farmers’ income remains fragmented, particularly in the context of heterogeneous smallholder systems. This study investigates the productivity–income nexus in Indonesian agriculture by providing integrated empirical evidence on the extent to which productivity improvements, technological adoption, and institutional support shape farmers’ income outcomes. Employing a mixed-methods approach, this study combines quantitative analysis of farm-level survey data across major agricultural regions with qualitative insights from farmer interviews to capture both measurable outcomes and contextual dynamics. The results reveal a strong and statistically significant positive relationship between agricultural productivity and farmers’ income, with technology adoption emerging as a key transmission mechanism through which productivity gains are converted into higher income levels. However, the magnitude of income gains varies substantially across regions and farm characteristics, reflecting disparities in access to extension services, markets, and institutional support. The study’s novelty lies in demonstrating that productivity growth alone is insufficient to ensure inclusive income improvements unless supported by effective extension systems and enabling institutional environments. By explicitly linking productivity performance with income distribution among smallholder farmers, this research contributes to the agricultural economics and development literature and offers policy-relevant insights for designing productivity-enhancing interventions that generate sustainable and equitable income growth in Indonesia.Produktivitas pertanian secara luas diakui sebagai faktor kunci dalam meningkatkan kesejahteraan pedesaan dan menurunkan kemiskinan di negara berkembang. Namun, bukti empiris mengenai sejauh mana peningkatan produktivitas benar-benar terkonversi menjadi peningkatan pendapatan petani masih relatif terfragmentasi, khususnya dalam konteks sistem pertanian kecil yang heterogen. Penelitian ini menganalisis keterkaitan antara produktivitas pertanian dan pendapatan petani di Indonesia dengan menyajikan bukti empiris terintegrasi mengenai peran peningkatan produktivitas, adopsi teknologi, dan dukungan kelembagaan dalam membentuk capaian pendapatan petani. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-methods dengan mengombinasikan analisis kuantitatif berbasis data survei tingkat usahatani di beberapa wilayah pertanian utama dengan wawancara kualitatif terhadap petani untuk menangkap dinamika kontekstual yang tidak sepenuhnya tercermin dalam data numerik. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif yang kuat dan signifikan secara statistik antara produktivitas pertanian dan pendapatan petani, di mana adopsi teknologi berperan sebagai mekanisme utama yang menjembatani peningkatan produktivitas dengan pertumbuhan pendapatan. Namun demikian, besaran dampak pendapatan menunjukkan variasi antardaerah dan karakteristik usahatani, yang mencerminkan ketimpangan akses terhadap layanan penyuluhan, pasar, dan dukungan institusional. Kebaruan penelitian ini terletak pada penegasan bahwa peningkatan produktivitas semata tidak cukup untuk menghasilkan pertumbuhan pendapatan yang inklusif tanpa ditopang oleh sistem penyuluhan yang efektif dan lingkungan kelembagaan yang mendukung. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi literatur ekonomi pertanian dan pembangunan serta menawarkan implikasi kebijakan yang relevan untuk perancangan intervensi peningkatan produktivitas yang berorientasi pada pertumbuhan pendapatan petani yang berkelanjutan dan berkeadilan di Indonesia.
Cite
CITATION STYLE
Nurulia Dimitha. (2026). AGRICULTURAL PRODUCTIVITY AND FARMERS’ INCOME: EVIDENCE FROM INDONESIA. Global Research in Economics and Advanced Theory (GREAT), 3(1), 53–63. https://doi.org/10.65788/greatjournal.v3i1.95
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.