Perubahan Golongan Darah Berdasarkan Pengaruh Waktu dan Mikroorganisme Yang Berperan

  • Masyrur M
  • Junitha I
  • Proborini M
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Darah menjadi salah satu barang bukti yang sangat penting dalam analisa forensik. Darah memiliki ciri khusus atau identitas dari pemiliknya. Darah dapat dianalisa golongannya untuk mengetahui pemilik dari darah tersebut. Namun dalam perjalanan waktu, darah akan mengalami degradasi sehingga akan terjadi perubahan golongan menjadi golongan darah O palsu. Salah satu faktor penyebabnya adalah adanya aktivitas mikroorganisme yang tumbuh pada darah. Materi dari penelitian ini adalah darah manusia yang bergologan A, B, AB dan O yang berasal dari 4 (empat) orang responden berjenis kelamin 3 (tiga) laki-laki dan 1 (satu) perempuan, berumur antara 20 – 40 tahun. Masing-masing sebanyak 150 µL diteteskan pada kain kasa steril ukuran 2 x 6 cm, kemudian dikering anginkan. Sampel disimpan pada suhu kamar (± 30 oC) selama 0, 30, 60, 90 dan 120 hari. Sampel diuji golongan darah-nya menggunakan metode absorbsi elusi berdasarkan instruksi kerja Laboratorium Forensik Polri Cabang Denpasar tahun 2016. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa darah kering manusia yang disimpan pada media kain kasa steril selama 30 dan 60 hari belum mengalami perubahan golongannya. Penyimpanan darah kering manusia selama 90 dan 120 hari sudah terjadi perubahan golongan darah dengan ditemukan adanya antigen A atau B yang tidak terdeteksi kembali melalui analisa absorbsi elusi pada golongan darah A, B dan AB. Penelitian ini menemukan 9 spesies jamur dan 7 spesies bakteri yang tumbuh pada sampel darah. Spesies jamur dan bakteri yang memiliki kemampuan tinggi mendegradasi semua golongan darah (A, B dan AB) adalah Acromonium carticola, Alternaria alternata, Aspergillus flavus, A. niger, Penicillium sp dan Bacillus coagulans. Sedangkan spesies jamur dan bakteri yang memiliki kemampuan tinggi mendegradasi golongan B atau AB adalah Fusarium sp, Trichoderma harzianum, T. viridae, Bacillus sp. dan Staphylococcus cohnii.

Cite

CITATION STYLE

APA

Masyrur, M., Junitha, I. K., & Proborini, M. W. (2019). Perubahan Golongan Darah Berdasarkan Pengaruh Waktu dan Mikroorganisme Yang Berperan. Metamorfosa: Journal of Biological Sciences, 6(2), 165. https://doi.org/10.24843/metamorfosa.2019.v06.i02.p05

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free