Abstract
Artificial Intelligence (AI) kini memainkan peran yang semakin signifikan dalam upaya modernisasi sistem administrasi perpajakan di Indonesia. Penerapan AI menjadi strategi utama untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi pengelolaan data, terutama di tengah meningkatnya kompleksitas transaksi serta tuntutan layanan pajak yang cepat dan responsif. Administrasi perpajakan tradisional menghadapi tantangan seperti keterbatasan analisis manual, potensi kesalahan pencatatan, serta lemahnya deteksi ketidakpatuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran AI dalam meningkatkan kualitas administrasi perpajakan dan mengidentifikasi kendala yang muncul dalam penerapannya. Penelitian ini dilakukan melalui kajian literatur dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI mampu memperkuat otomatisasi proses, meningkatkan akurasi analisis data, mendukung audit berbasis risiko, serta Artificial Intelligence (AI) kini memainkan peran yang semakin signifikan dalam upaya modernisasi sistem administrasi perpajakan di Indonesia. Penerapan AI menjadi strategi utama untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi pengelolaan data, terutama di tengah meningkatnya kompleksitas transaksi serta tuntutan layanan pajak yang cepat dan responsif. Administrasi perpajakan tradisional menghadapi tantangan seperti keterbatasan analisis manual, potensi kesalahan pencatatan, serta lemahnya deteksi ketidakpatuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran AI dalam meningkatkan kualitas administrasi perpajakan dan mengidentifikasi kendala yang muncul dalam penerapannya. Penelitian ini dilakukan melalui kajian literatur dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI mampu memperkuat otomatisasi proses, meningkatkan akurasi analisis data, mendukung audit berbasis risiko, serta memperbaiki pengawasan sistem perpajakan secara keseluruhan. Namun demikian, implementasi AI masih dihadapkan pada tantangan berupa keamanan data, risiko bias algoritmik, serta keterbatasan infrastruktur digital yang harus ditingkatkan agar pemanfaatannya menjadi lebih optimal.Artificial Intelligence (AI) plays an increasingly important role in the modernization of tax administration in Indonesia. The application of AI is a key strategy for improving the efficiency, transparency, and accuracy of data management, especially amid the increasing complexity of transactions and the demand for fast and responsive tax services. Traditional tax administration faces challenges such as the limitations of manual analysis, potential recording errors, and weak detection of non-compliance. This study aims to analyze the role of AI in improving the quality of tax administration as well as examine the challenges that emerge during its implementation. This study adopts a literature review method supported by a descriptive qualitative approach. The results show that AI can strengthen process automation, improve data analysis accuracy, support risk-based audits, and improve overall taxation system oversight. However, AI implementation still faces challenges in the form of data security, algorithmic bias risks, and limitations in digital infrastructure that must be improved for its optimal utilization.
Cite
CITATION STYLE
Fadhilah, L., Salsabila, S., & Aji, G. (2025). Artificial Intelligence dalam Administrasi Pajak: Tinjauan Literatur Mengenai Efisiensi, Transparansi, dan Akuntanbilitas. Jurnal Wahana Akuntansi, 20(2), 129–145. https://doi.org/10.21009/wahana.20.0210
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.