Abstract
Persaingan dalam dunia pendidikan akhir-akhir ini sangat berdampak buruk bagi lembaga yang kurang bermutu. Persaingan tersebut mengakibatkan banyak lembaga pendidikan yang ditinggalkan oleh pelanggannya, sehingga terjadilah banyak penggabungan dari beberapa lembaga pendidikan dengan tujuan tetap terpenuhi kuantitas peserta didik. Proses pengumpulan data pada pelenitian ini dilakukan melalui studi pustaka (Library Research). Kepuasan pelanggan merupakan salah satu faktor penting dalam mempertahankan lembaga pendidikan. Lembaga pendidikan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan para pelanggan, baik peserta didik, guru, karyawan, maupun stakeholders lainnya. Dengan demikian, lembaga pendidikan akan mampu mengembangkan dan meningkatkan mutu/kualitas lembaga yang pada akhirnya dapat bertahan di tengah persaingan yang kompetitif. Kepuasan pelanggan memiliki hubungan erat dengan mutu lembaga pendidikan. Kepuasan pelanggan tidak dapat tercapai, dalam arti lembaga tidak mampu memenuhi kebutuhan pelanggan, maka lembaga tersebut tidak dapat dikatakan bermutu. Sebaliknya, apabila suatu lembaga mampu memenuhi kebutuhan pelanggan, lembaga tersebut bisa dikatakan bermutu
Cite
CITATION STYLE
Izzulka, I. F., & Laksono, T. A. (2022). Total Quality Manajement (TQM) Perbaikan Mutu Pendidikan melalui Kepuasan Pengguna Jasa Pendidikan. EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 4(3), 3959–3969. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i3.2777
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.