Abstract
Biomimikri atau biomimesis merupakan istilah yang dipakai untuk mendeskripsikan mekanisme, material, atau sistem yang dibuat oleh manusia dengan meniru desain makhluk hidup yang ada di alam. Terminologi ini diciptakan atas kesadaran bahwa alam telah ada selama milyaran tahun dan mampu bertahan melewati berbagai masalah yang muncul selama kurun waktu tersebut. Degradasi alam akibat pembangunan manusia kini menjadi masalah yang harus diatasi. Arsitek dituntut untuk merancang bangunan yang berkelanjutan. Material beton self-cleaning adalah produk yang diciptakan sebagai upaya arsitek dalam mengurangi polusi pembangunan. Metode penelitian serta pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teori-teori yang dijabarkan secara kualitatif. Analisis dilakukan dengan mengumpulkan beberapa teori dari sumber literatur lalu menarik benang merah dan menafsirkan maknanya. Hasil implementasi beton self-cleaning pada Perancangan Marine Research Centre dan Oceanarium di Kuta merupakan wujud pendekatan Arsitektur Biomimikri dalam tingkat interaksi organisme. Penerapan Arsitektur Biomimikri terletak pada interaksi bangunan dengan lingkungan sekitarnya.
Cite
CITATION STYLE
Almatisha, S. F., Dermawati, D., & Puspatarini, R. A. (2019). IMPLEMENTASI PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOMIMIKRI MELALUI PENGGUNAAN SELF-CLEANING CONCRETE PADA PERANCANGAN MARINE RESEARCH CENTRE DAN OCEANARIUM. Prosiding Seminar Intelektual Muda, 1(2). https://doi.org/10.25105/psia.v1i2.6624
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.