Pengaruh Bleaching Earth Pada Proses Pemucatan Terhadap Kualitas Produksi Minyak Goreng Sawit (Palm Olein)

  • Veronika N
  • Sihotang A
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Minyak goreng adalah salah satu produk turunan dari minyak nabati dan sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengolahan CPO menjadi minyak goreng sebagai produk dalam bidang pangan dilakukan melalui dua proses utama yaitu proses refinery (pemurnian) dan fractionation (penyaringan). Proses bleaching dilakukan dengan menggunakan bleaching earth (BE) sebanyak 1-5% dari berat CPO dan dipanaskan pada suhu 95°C selama 15 menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas crude palm oil (CPO) sebagai bahan baku produksi minyak goreng sawit, mengetahui proses pembuatan minyak goreng sawit skala laboratorium dengan menggunakan bleaching earth sebagai adsorbennya, mengetahui jumlah bleaching earth terbaik pada proses pemucatan terhadap hasil produksi minyak goreng sawit. Produksi minyak goreng terdiri dari 5 tahapan yaitu degumming, netralisasi, bleaching, deodorisasi dan fraksinasi. Proses bleaching dilakukan pada suhu 95? selama 15 menit dengan bleaching earth sebagai adsorbennya. Adapun variasi konsentrasi bleaching earth yang digunakan adalah 1%, 2%, 3%, 4% dan 5%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Veronika, N., & Sihotang, A. (2023). Pengaruh Bleaching Earth Pada Proses Pemucatan Terhadap Kualitas Produksi Minyak Goreng Sawit (Palm Olein). Jurnal Sains Dan Ilmu Terapan, 6(1), 37–42. https://doi.org/10.59061/jsit.v6i1.140

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free