Implementasi Automatic Uplink Power Control (AUPC) Pada VSAT Single Channel Per Carrier (SCPC)

  • Rahman T
  • Rahman F
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Intisari – Jaringan kabel tidak cocok untuk menghubungkan sistem komunikasi yang jauh secara geografis seperti negara indonesia karena efisiensi rendah dari proses pemasangan, dibutuhkan modal yang besar. Perlu teknologi alternatif, seperti Very Small Aperture Terminal (VSAT) namun rentan terhadap gangguan dan kelemahan peralatan yang akan menurunkan kinerja. Cuaca di Indonesia tidak menentu terkadang tiba-tiba hujan membuat jaringan komunikasi VSAT rentan gangguan, karena menyesuaikan power transmit secara manual. Terlebih untuk jaringan VSAT PT. Megah Surya Pertiwi, PIC dilokasi tidak mengerti VSAT. Berdasarkan hasil analisa dan pengujian terjadi penurunan kualitas ping, Eb/No, C/N ketika hujan turun. Perlu penyesuaian power transmit agar kualitas kembali normal dengan cuaca dilokasi. Sebelum implementasi Automatic Uplink Power Control, modem di HUB Graha mandiri default power pada 0dB dan di site Kawasi di 2dB, saat hujan dan power tidak dinaikan link menjadi tidak stabil terdapat Request time out dan intermittent dengan sesekali ping >1000ms, nilai C/N saat cuaca bagus pada nilai 20.34dB sedangkan saat hujan pada 17.42dB dan nilai Eb/No tidak stabil. Setelah AUPC power transmit otomatis menyesuaikan. Nilai ping menjadi lebih stabil, ping pada VSAT bisa baik jika nilai delay 500-800ms, dengan delay maksimum di 770ms ke ip Modem site kawasi dan 789ms ke IP Lan PT. MSP. Nilai C/N didapat angka 21.09dB sesuai dengan range C/N ideal untuk jaringan VSAT. Nilai Eb/No stabil sesuai dengan target yakni 10 dB pada modem HUB dan 9 db pada modem site kawasi. Ketika modem mendeteksi nilai Eb/No turun at

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahman, T., & Rahman, F. A. (2020). Implementasi Automatic Uplink Power Control (AUPC) Pada VSAT Single Channel Per Carrier (SCPC). INOVTEK Polbeng - Seri Informatika, 5(2), 283. https://doi.org/10.35314/isi.v5i2.1649

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free