Abstract
Sebanyak 10-11 hektar lahan pertanian di Desa Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora ditanami tanaman pisang yang menjadi potensi lokal setempat. Buah pisang mengandung banyak nutrisi, yaitu tinggi karbohidratdan rendah lemak sehingga berpotensi besar untuk menjadi diversifikasi olahan pisang sebagai ketahanan pangan dan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan menyebabkan masyarakatsetempat belum mampu memaksimalkan potensi tersebut sehingga diperlukan adanya pendampingan dalam bentuk pemberdayaan masyarakat. Pengabdian dilakukan menggunakan metode PRA (Participatory Rural Apprasial) padapelaku usaha olahan pisang di Desa Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora. Hasil pengabdian berupa diversifikasi olahan pisang yang terdiri atas Banana Egg Roll, Pisang Gula-gula, dan Sale Pisang. Produk sale pisang telah memiliki nomor SPP-IRT atas bantuan pendampingan oleh tim pengabdian. Pengabdian masyarakat berikutnya diharapkan mampu mendampingi pengurusan nomor SPP-IRT untuk produk olahan pisang lainnya.
Cite
CITATION STYLE
Winarni, S., Mawarni, A., Azmi, A., Aslam, E. Y., & Kujariningrum, O. B. (2023). Pemberdayaan Masyarakat dalam Inovasi Olahan Pisang. Journal of Public Health and Community Service, 2(1), 7–11. https://doi.org/10.14710/jphcs.2023.14636
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.