GAMBARAN PERTOLONGAN PERTAMA DALAM KELUARGA PADA PENANGANAN BALITA DIARE DI POLI MTBS UPTD PUSKESMAS SE-KOTA BLITAR

  • Setijaningsih T
N/ACitations
Citations of this article
39Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Diare adalah buang air besar berbentuk cair lebih dari 3 kali sehari dan jumlahnya lebih banyak. Menurut World Health Organization (WHO) diare menempati urutan keempat penyebab kematian anak di dunia, yaitu sebesar 9% (WHO, 2015). Dari data kasus balita diare di Kota Blitar pada tahun 2016 dan 2017 menunjukkan adanya peningkatan sebanyak 52 kasus. Tujuan penelitian untuk menggambarkan pertolongan pertama dalam keluarga pada penanganan balita diare. Desain penelitian menggunakan rancangan deskriptif dengan populasi keluarga yang pernah memeriksakan balita diare di Poli MTBS UPTD Puskesmas se-Kota Blitar, sampel sebanyak 32 keluarga dengan teknik Accidental Sampling dan pengumpulan data dengan bantuan kuesioner.. Hasilnya menunjukkan bahwa 62.5% dengan kategori baik, 28.1% dengan kategori cukup dan 9.4% dengan kategori kurang. Pertolongan pertama baik karena seluruh keluarga sudah memberikan cairan lebih banyak dari biasanya. Pertolongan pertama cukup karena sebagian kecil keluarga tidak memberikan cairan meskipun diare sudah berhenti. Pertolongan pertama kurang karena sebagian besar keluarga memberikan obat anti diare saat balita mengalami diare. Rekomendasi penelitian diharapkan dapat digunakan sebagai bahan penyusunan kegiatan dalam hal pertolongan pertama diare di UPT Puskesmas se-Kota Blitar

Cite

CITATION STYLE

APA

Setijaningsih, T. (2020). GAMBARAN PERTOLONGAN PERTAMA DALAM KELUARGA PADA PENANGANAN BALITA DIARE DI POLI MTBS UPTD PUSKESMAS SE-KOTA BLITAR. Journal of Borneo Holistic Health, 3(2). https://doi.org/10.35334/borticalth.v3i2.1685

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free