Abstract
Inventory sebagai sistem dalam perusahaan berkaitan dengan persediaan barang dituntut untuk memberikan segala informasi tentang ketersediaan bahan baku, barang setengah jadi atau barang jadi. Inventory barang menjadi aktivitas yang akan selalu mengalami perubahan dan sebagai elemen utama yang akan terus berputar. Jika persediaan terlalu besar, maka dapat menyebabkan tingginya beban biaya sehingga perlu diminimalisir dengan tetap memenuhi permintaan konsumen. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah tersebut, maka dibutuhkan sistem untuk bisa mengelola dan memantau ketersediaan barang agar dapat memenuhi permintaan konsumen secara efektif dan efisien. Rancang bangun sistem Inventory barang pada izara batik menggunakan metode Prototype bertujuan untuk mengelola dan memantau ketersediaan barang yang ada dengan kebutuhan konsumen yang sebenarnya dengan lebih efektif dan efisien. Metode Prototype memiliki tahapan pertama yaitu communication, quick plan, modelling quick design, construction of Prototype, deployment delivery and feedback. Sistem yang sudah dibangun tersebut selanjutnya diuji menggunakan alpha testing yaitu blackbox testing. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua fungsi beroperasi dengan baik dan sesuai fungsinya. Oleh karena itu, sistem Inventory ini mampu mengatasi permasalahan di izara batik, menjadikan proses transaksi di gudang lebih mudah dan efisien dan data barang yang dimiliki dapat terkelola dengan lebih baik.
Cite
CITATION STYLE
Hayati, N., Fanani, M. R., & Hakim, M. (2025). Rancang Bangun Sistem Inventory Pada Izara Batik Menggunakan Metode Prototype. Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis, 7(2), 320–326. https://doi.org/10.47233/jteksis.v7i2.1913
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.