Abstract
Pendahuluan : Dampak perilaku seksual remaja terhadap kesehatan reproduksi adalah tertular PMS (Penyakit Menular Seksual) termasuk HIV/AIDS. Secara global, 40% kasus infeksi HIV/AIDS terjadi pada orang berusia 15-24 tahun. Pada tahun 2014 kasus HIV/AIDS Kota Bandar Lampung mencapai 238 kasus dan pada tahun 2015 meningkat menjadi 371 kasus. Tingginya masalah HIV/AIDS mendorong pemerintah untuk melakukan upaya pengendalian. Salah satunya melalui kampanye HIV/AIDS “Aku Bangga Aku Tahu” (ABAT). Bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, persepsi, mengurangi stigma dan meningkatkan perilaku pencegahan HIV/AIDS.Tujuan : Mengetahui Pengaruh Kampanye “Aku Bangga Aku Tahu” terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV & AIDS di SMA Metro Kartikatama Tahun 2018Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian pre-experimental dan pendekatan one group pre-post test design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling, dan responden akan dibagi menjadi empat kelompok yang mendapat intervensi kampanye ABAT dengan media penyampaian informasi yang berbeda yaitu video, story sheets, leaflet dan kelompok terakhir diberikan intervensi dengan ketiga media tersebut (video, lembar cerita). dan leaflet), dimana setiap kelompok terdiri dari 20 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat dan multivariat menggunakan uji T dan uji Anova.Hasil : Hasil analisis data menunjukkan bahwa dari hasil semua media (lembar cerita, video dan leaflet) diperoleh p-value = 0,000
Cite
CITATION STYLE
Hatta, M., Maternity, D., & Ermasari, A. (2022). The Influence Of “Aku Bangga Aku Tahu” (Abat) Campaign On Adolescent Knowledge And Attitudes About Hiv/Aids. Jurnal Kebidanan Malahayati, 8(3), 617–623. https://doi.org/10.33024/jkm.v8i3.7372
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.