Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya penggunaan obat sintetis dalam mengobati berbagai macam penyakit, semakin minim penggunaan obat tradisional dan kurangnya data tentang tumbuhan obat tradisional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi tumbuhan obat yang dimanfaatkan di Desa Blata Tatin, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka. Sampel tumbuhan obat dikumpulkan dengan teknik survei eksploratif setelah memperoleh informasi dengan mewawancarai informan kunci dan responden di desa tersebut. Data informasi tumbuhan obat disajikan dalam bentuk tabulasi dan deskripsikan secara lengkap. Hasil penelitian menemukan 13 jenis tumbuhan obat yang digunakan di Desa Blata Tatin yaitu sambiloto (Andrographis paniculata), pisang (Musa sp.), waru (Hibiscustiliaceus L.), ubi jalar (Ipomoeabatatas), kemiri (Aleuritesmoluccana L.), kunyit (Curcumadomestica Val.), kencur (Kaempferiagalanga L.), jahe (Zingiberofficinale Rosc.), kelapa (Cocosnucifera), daun kentut (Paederiascandens Merr.), pegagan (Centellaasiatica L.), daun sirih (Piperbetle L.) dan bayam (Amaranthusspinosus L.).
Cite
CITATION STYLE
Lanur, H., & Mago, O. Y. T. (2018). Eksplorasi Tumbuhan Obat Tradisional Desa Blata Tatin Kecamatan Kangae Kabupaten Sikka. Jurnal Saintek Lahan Kering, 1(2), 24–25. https://doi.org/10.32938/slk.v1i2.526
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.