FREKUENSI ALEL GOLONGAN DARAH SISTEM A-B-O PADA POPULASI SUKU OSING DESA KEMIREN KABUPATEN BANYUWANGI

  • Amania N
N/ACitations
Citations of this article
209Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Suku Osing di desa Kemiren, Banyuwangi memiliki tradisi perkawinan upek-upekkan, yaitu perkawinan antar kerabat. Perkawinan ini termasuk dalam perkawinan endogami yang menyebabkan menurunnya variasi genetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi fenotip, frekuensi alel, dan kesetimbangan genetic Hardy-Weinberg golongan darah ABO pada populasi suku Osing di Desa Kemiren. Pengambilan sampel dilakukan secara acak. Identifikasi golongan darah dilakukan dengan metode slide test. Analisis penelitian menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan golongan darah pada populasi suku Osing di Desa Kemiren sebagai berikut: golongan darah O (45,95%), A (23,99%), B (21,97%), dan AB (8,09%). Frekuensi alel masing-masing adalah alel IA (0,16), frekuensi alel IB (0,16), dan frekuensi alel i (0,68). Hasil pengujian kesetimbangan genetik Hardy-Weinberg dengan uji Chi-square menunjukkan tidak ada penyimpangan yang signifikan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Amania, N. (2020). FREKUENSI ALEL GOLONGAN DARAH SISTEM A-B-O PADA POPULASI SUKU OSING DESA KEMIREN KABUPATEN BANYUWANGI. Bioma : Jurnal Biologi Dan Pembelajaran Biologi, 5(1), 11–21. https://doi.org/10.32528/bioma.v5i1.3680

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free