Abstract
Salah satu komoditi unggulan di Kelurahan Fitu adalah kangkung. Kelurahan ini adalah salah satu sentra produksi kangkung di Kecamatan Ternate Selatan. Selama ini kangkung yang ada di Kelurahan Fitu, hanya dijual segar. Hal ini menyebabkan kangkung mudah mengalami kerusakan, apalagi saat produksi sedang melimpah. Pengolahan kangkung menjadi produk turunan dibutuhkan untuk mengurangi kerugian. Untuk itu dibutuhkan transfer teknologi kepada warga kelurahan Fitu tentang pengolahan kangkung menjadi produk turunan diantaranya menjadi mie dengan pelatihan. Pelatihan diberikan kepada 20 remaja putri di Kelurahan Fitu. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 80% peserta dapat menangkap materi yang diberikan dan mampu membuat kembali mie kangkung yang diajarkan. Hal ini terlihat pasca pelatihan, peserta mampu membuat kembali mie dan dibagikan kepada masyarakat sekitarnya untuk dicobakan. Hal ini menjadi potensi usaha bagi warga Fitu, khususnya remaja putri. Dengan adanya pelatihan pembuatan mie kangkung, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi remaja putri di Kelurahan Fitu, Kota Ternate dalam meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan.
Cite
CITATION STYLE
Rusliana Muhamad Saleh, E., Bahri, S., & Ibrahim, A. R. (2024). PELATIHAN PEMBUATAN MIE KANGKUNG PADA REMAJA PUTRI DI KELURAHAN FITU, KOTA TERNATE, MALUKU UTARA. Jurnal Abdimas Mandiri, 8(3), 390–396. https://doi.org/10.36982/jam.v8i3.4617
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.