Pengukuran dan Analisa Data Radiasi Matahari di Stasiun Klimatologi Muaro Jambi

  • Sianturi Y
N/ACitations
Citations of this article
459Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Radiasi matahari merupakan salah satu besaran paling penting dalam penelitian di bidang klimatologi, karena berperan sebagai penggerak dalam sebagian besar proses dinamis di atmosfer. Pengukuran beberapa parameter radiasi matahari di Stasiun Klimatologi Muaro Jambi dilakukan menggunakan satu set instrumen automatic solar radiation station (ASRS) sejak tahun 2017. Dalam tulisan ini, metode pengukuran, kontrol kualitas data, dan hasil analisa variabilitas dari tiga jenis radiasi matahari – radiasi langsung, radiasi baur, dan radiasi global – dalam periode 2018 – 2019, telah dijabarkan. Hasil kontrol kualitas data menunjukkan bahwa secara umum ketiga parameter radiasi tersebut memiliki rentang nilai yang baik. Selama tahun 2018 – 2019, ketiga parameter radiasi tersebut mencapai puncak pada pukul 13.00 LT dan nilai rata rata akumulasi radiasi global dalam sehari mencapai 4.4 ± 1.0 kWh/m2 day-1. Puncak insolasi di Stasiun Klimatologi Muaro Jambi terjadi pada bulan Maret dan September, yang bertepatan dengan waktu terjadinya equinox. Kuatnya pertumbuhan awan di wilayah Jambi mempengaruhi pola radiasi yang mencapai permukaan bumi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sianturi, Y. (2021). Pengukuran dan Analisa Data Radiasi Matahari di Stasiun Klimatologi Muaro Jambi. Megasains, 12(1), 40–47. https://doi.org/10.46824/megasains.v12i1.45

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free