PENGARUH PEMANASAN BAHAN BAKAR PADA MESIN DIESEL TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DENGAN METODE HEAT RECOVERY JACKET COOLER

  • Tappy M
  • Huwae J
  • Ratela J
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
33Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Mesin diesel merupakan salah satu jenis mesin pembakaran internal yang sangat diperlukan dalam kehidupan manusia saat ini. Teknologi mesin diesel terus berkembang hingga saat ini. Namun mesin diesel sangat bergantung pada bahan bakar diesel fosil, sedangkan stok bahan bakar fosil semakin berkurang. Berkaitan dengan fenomena tersebut, maka dilakukan penelitian dengan tujuan mengaplikasikan heat recovery jacket cooler berbasis fuel heater dan menganalisis besarnya konsumsi bahan bakar. Penelitian ini menggunakan metodeeksperimental antara lain pembuatan instalasi fuel heater dan pengukuran konsumsi bahan bakar. Pada percobaan menggunakan bahan bakar biodiesel (B20) dengan variasi temperatur 30oC, 35oC, 40oC, 45oC, dan 50oC. Mesin diesel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mesin 4 langkah, 4 silinder, 1500 rpm 18 kVA dan mesin diesel dalam kondisi tanpa beban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi temperatur bahan bakar semakin menurun konsumsinya, sehingga dapat disimpulkan bahwa pemanasan bahan bakar mempengaruhi efisiensi konsumsi bahan bakar.Kata kunci: Mesin Diesel; Konsumsi bahan bakar; Pemanas; Pendinginan Jaket;

Cite

CITATION STYLE

APA

Tappy, M. S., Huwae, J. Ch., Ratela, J., Barokah, B., Semin, S., Wibisono, Y., & Purnomo, H. (2020). PENGARUH PEMANASAN BAHAN BAKAR PADA MESIN DIESEL TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DENGAN METODE HEAT RECOVERY JACKET COOLER. JURNAL BLUEFIN FISHERIES, 2(1), 29. https://doi.org/10.15578/jbf.v2i1.61

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free