Abstract
Provinsi Jambi merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki hutan hujan tropis dengan karakteristik lanskap berbeda di setiap wilayah. Beragam jenis flora dan fauna dapat ditemukan di kawasan hutan hujan tropis ini, di antaranya kumbang elaterid. Kumbang elaterid diketahui berperan penting sebagai bioindikator dalam penelitian ekologi. Penelitian ini bertujuan untuk memelajari pengaruh perbedaan lanskap terhadap keanekaragaman dan komposisi kumbang elaterid. Pengambilan sampel dilakukan di daerah Jambi pada dua lanskap hutan hujan tropis, yaitu lanskap Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) dan Hutan Harapan. Kumbang elaterid dikumpulkan melalui metode pengasapan (fogging) yang dilakukan pada pagi hari. Pada setiap lanskap ditentukan 4 plot dan pada masing-masing plot terdiri atas 3 subplot sehingga total subplot yang diamati di kedua lanskap sebanyak 24 subplot. Total kumbang elaterid yang terkoleksi sebanyak 2.069 individu, terdiri atas 6 subfamili, 23 genus, dan 59 morfospesies. Jumlah individu tertinggi ditemukan pada lanskap Hutan Harapan, sedangkan jumlah morfospesies tertinggi ditemukan pada lanskap TNBD. Kumbang elaterid yang mendominasi kedua lanskap terdiri atas Subfamili Agrypninae dengan Genus Adelocera dan morfospesies Adelocera sp.01. Hasil analisis menunjukkan bahwa perbedaan lanskap memengaruhi komposisi dan kelimpahan individu kumbang elaterid, akan tetapi tidak memengaruhi kekayaan spesies kumbang elaterid.
Cite
CITATION STYLE
Kasmiatun, K., Nazarreta, R., & Buchori, D. (2020). Keanekaragaman dan komposisi kumbang elaterid (Coleoptera: Elateridae) di kawasan hutan hujan tropis Taman Nasional Bukit Duabelas dan Hutan Harapan, Jambi. Jurnal Entomologi Indonesia, 17(1), 33. https://doi.org/10.5994/jei.17.1.33
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.