Faktor Resiko Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Balita Di Puskesmas Limboto

  • Sri Steviyani Daud
  • Zuriati Muhamad
  • Rizky Nikmathul Husna Ali
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Stunting adalah salah satu masalah gizi kronis yang berdampak serius pada tumbuh kembang anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor resiko yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Limboto. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan case control, melibatkan 50 responden yang terdiri dari 25 balita stunting dan 25 balita tidak stunting. Pengumpulan data di lakukan melalui kuisioner dan dianalisis dengan uji chi-square dan perhitungan Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa riwayat kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting (p=0,000) dengan nilai OR=21, yang berarti ibu dengan dengan riwayat KEK memiliki resiko 21 kali lebih besar melahirkan anak stunting di bandingkan ibu tanpa riwayat KEK. Sementara itu, faktor pendapatan keluarga (p=0,440) OR = 1,83 dan pekerjaan ibu (p=0,221) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulannya, riwayat KEK merupakan faktor resiko utama dalam kejadian stunting. Oleh karena itu, intervensi gizi pada ibu hamil sangat penting sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sri Steviyani Daud, Zuriati Muhamad, & Rizky Nikmathul Husna Ali. (2025). Faktor Resiko Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Balita Di Puskesmas Limboto. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(1), 1439–1451. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.395

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free