Abstract
Latar belakang : Edukasi Informasi Komunikasi (KIE) tentang perawatan luka post-operasi katarak, perlu diberikan sebelum pasien pulang untuk mencegah infeksi luka post-operasi dan membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Tujuan : Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pemberian KIE perawatan post-operasi terhadap tingkat pengetahuan pasien post-operasi katarak di RSI Malang UNISMA. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-experiment one group pre-test post-test. Sampel diambil di RSI Malang Unisma sebanyak 14 responden dengan menggunakan Total Sampling Technique. Kriteria inklusi yakni seluruh pasien katarak yang berusia > 45 tahun dan bersedia menjadi responden. Responden mengisi kuesioner tingkat pengetahuan perawatan post-operasi sebelum (pre-test) dilakukan KIE dan mengisi kusioner yang sama (post-test) pada hari ke 2 setelah operasi yang bersamaan dengan saat kontrol di poli mata. Perbedaan hasil kuesioner dianalisa menggunakan Wilcoxon signed rank test. Hasil : Hasil penelitian dari 14 responden sebelum diberikan KIE perawatan post-operasi mayoritas memiliki tingkat pengetahuan kurang yaitu 7 reponden (50%) dan sesudah diberikan KIE perawatan post-operasi mayoritas tingkat pengetahuan mengalami peningkatan hasil menjadi baik 11 responden (78,6%). Hasil ini menunjukan adanya efektifitas pemberian Edukasi Informasi Komunikasi (KIE) perawatan post operasi terhadap tingkat pengetahuan pasien post-operasi katarak (p= 0,001).
Cite
CITATION STYLE
SULISTIAWAN, H. (2023). EFEKTIVITAS PEMBERIAN KOMUNIKASI INFORMASI EDUKASI PERAWATAN POST OPERASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN POST OPERASI KATARAK DI RSI MALANG UNISMA. Media Husada Journal Of Nursing Science, 4(1), 43–50. https://doi.org/10.33475/mhjns.v4i1.122
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.