Pembelajaran Daring dan Konsekuensinya Pada Kesepian Siswa: Tinjauan Literatur

  • Cahyadi A
  • Setiawan A
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sebagai upaya untuk menghentikan penyebaran dan penularan COVID-19 , seluruh aktivitas pembelajaran dipindahkan ke mode daring . Praktek ini telah disebut social distancing yang mengharuskan orang untuk terpisah secara fisik. Keharusan ini merupakan bentuk pemisahan yang dapat memicu perasaan terisolasi yang selanjutnya berkontribusi pada tingkat kesepian yang belum pernah terjadi sebelumnya. Artikel ini b ertujuan untuk mengeksplorasi apakah pembelajaran daring memiliki potensi negative bagi siswa karena tidak efektifnya komunikasi antara pengajar dan siswa . Meskipun t eknologi menawarkan banyak kemudahan dan kesempatan yang lebih besar bagi siswa untuk mengakses pembelajaran kapan saja dan dimana saja, namun sisi lainnya dapat menjadi pemicu rasa kesepian siswa karena kurangnya interaksi fisik dengan guru dan rekan sejawatnya . Suasana belajar online yang jauh dan impersonal juga dapat mendorong siswa tidak mengenal satu sama lain, dan kondisi ini kurang baik untuk perkembangan psikologis siswa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Cahyadi, A., & Setiawan, A. (2021). Pembelajaran Daring dan Konsekuensinya Pada Kesepian Siswa: Tinjauan Literatur. Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 6(1), 14. https://doi.org/10.35931/am.v6i1.712

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free