Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) dan Hedonic Shopping terhadap keputusan pembelian impulsif (Impulsive Buying) pada platform e-commerce Shopee selama Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas). Data survei dikumpulkan dari mahasiswa Universitas Logistik dan Bisnis Internasional sebagai studi kasus. Melalui analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengeksplorasi gambaran Fear of Missing Out (FoMO) dan Hedonic Shopping selama Harbolnas, serta dampaknya pada perilaku impulsive buying. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Populasi dalam penelitian berjumlah 2.711 Orang, dengan jumlah sampel 350, teknik sampling yang digunakan adalah non-probability purposive sampling. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Fear of Missing Out (FoMO) dengan impulsive buying selama Harbolnas. Selain itu, terbukti bahwa Hedonic Shopping juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying selama Harbolnas. Implikasi dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan antara Fear of Missing Out (FoMO) dan Hedonic Shopping terhadap keputusan pembelian impulsif (Impulsive Buying) pada platform e-commerce Shopee selama Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas).
Cite
CITATION STYLE
Dedi Andriansah. (2023). PENINGKATAN IMPULSIVE BUYING EVENT HARBOLNAS SHOPEE MELALUI FoMO DAN HEDONIC SHOPPING. Ekonomi Dan Bisnis: Berkala Publikasi Gagasan Konseptual, Hasil Penelitian, Kajian, Dan Terapan Teori, 27(2), 83–90. https://doi.org/10.24123/jeb.v27i2.5810
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.