ANALISIS QUANTITY TAKE OFF PADA PEKERJAAN ARSITEK STUDI KASUS APARTEMEN GARDEN SERPONG

  • Setiawati K
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kualitas, waktu dan biaya merupakan tiga komponen penting dalam setiap proyek  konstruksi,  dalam  perhitungan  volume  proyek  masih  banyak  dilakukan dengan cara mengukur berdasarkan gambar kerja, kesalahan terjadi karena kurang teliti dan tidak keakuratan  pada perhitungan  volume  pekerjaan.  Saat ini dunia konstruksi  sedang  mengalami  perkembangan  yang  cukup  pesat,  para  pelaku konstruksi  sedang  gencar  dalam  menggunakan  sistem  teknologi  yang  disebut Building Information  Modelling  (BIM). BIM sendiri merupakan  3D Modelling dan collaborate dari sebuah konstruksi yang di dalamnya terdapat berbagai aspek informasi  yang  dibutuhkan  oleh  perencanaan,  pelaksanaan,  pengendalian  dan pemeliharan konstruksi tersebut, Dalam proses tender yang singkat membutuhkan waktu untuk melakukan pekeraan quantity takeoff arsitektur juga singkat. tujuan penelitian ini adalah menganalisa hasil perbandingan perhitungan quantity takeoff menggunakan BIM dan Quantity takeoff menggunakan CAS 2, dan mengatasi kendala yang terjadi pada proses pemodelan dan perhitungan quantity takeoff menggunakan software BIM. Perkembangan  teknologi yang dapat  dimanfaatkan  untuk  membantu  mempercepat  pekerjaan  quantity  takeoff. Salah  satunya  adalah  sistem  Building  Information  Modelling  (BIM),  software pendukung  yang  digunakan  untuk  proses  quantity  takeoff  adalah  Revit  dan Cubicost TAS C-III, pemodelan meliputi dinding, lantai, plafond, jendela, pintu dan  railing.  Material  yang  dihitung  meliputi  pekerjaan  dinding,  lantai,  dan plafond. Pada proyek SGA Tower D memberikan selisih terhadap metode biasa dengan 5D BIM  sebesar 2,8% pada pekerjaan dinding serta finishingnya  1,3% pada pekerjaan lantai serta finishingnya dan 1,7% pada pekerjaan plafond. Faktor yang  menjadi  penyebab  selisih  volume  material  dan  biaya  adalah  perbedaan pendekatan dalam perhitungan, perbedaan asumsi dan human error.

Cite

CITATION STYLE

APA

Setiawati, K. (2023). ANALISIS QUANTITY TAKE OFF PADA PEKERJAAN ARSITEK STUDI KASUS APARTEMEN GARDEN SERPONG. Technologic, 14(2). https://doi.org/10.52453/t.v14i2.362

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free