Abstract
Pentingnya persepsi publik terhadap efektivitas pelayanan PAMSIMAS memiliki dampak signifikan dalam konteks pelayanan air dan sanitasi. Persepsi yang positif dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap keberlanjutan dan efektivitas program PAMSIMAS. PAMSIMAS adalah solusi pemerintah untuk meningkatkan praktik hidup bersih dan sehat di masyarakat, meningkatkan jumlah masyarakat yang memiliki akses air minum dan sani-tasi yang berkelanjutan, meningkatkan kapasitas masyarakat dan kelembagaan lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat efektivitas pelayanan pada program Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Di Desa Murung Baru Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 239 orang sehingga dalam pengukuran sampel menggunakan rumus Krejcie dan Morgan maka dihasilkan 148 sampel menggunakan teknik probability sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. Peneliti juga menggunakan tabulasi data, uji validitas, dan analisis data. Teknik analisis data yang digunakan adalah skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi publik terhadap efektivitas pelayanan pada program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di Desa Murung Baru, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong dapat di katakan sangat efektif. Dengan perolehan nilai tabulasi persepsi masyarakat terkait indikator kualitas, kuantitas, kontinuitas, kemampuan membayar dan kelembagaan rata-rata sebesar 82,06%. Kata kunci: Efektivitas, Pelayanan Publik, PamsimasPublic perception of the effectiveness of PAMSIMAS services has a significant impact on water and sanitation service delivery. A positive perception can enhance public trust in the sustainability and effectiveness of the PAMSIMAS program. PAMSIMAS is a government initiative aimed at promoting clean and healthy living practices, increasing the population's access to sustainable drinking water and sanitation, and improving community and local institutional capacities. The objective of this research is to measure the level of service effectiveness in the Community-Based Drinking Water and Sanitation Program (PAMSIMAS) in Murung Baru Village, Tanta District, Tabalong Regency. This study employs a quantitative research approach with a descriptive quantitative research type. The population for this study consists of 239 individuals, and using the Krejcie and Morgan formula, a sample size of 148 respondents was determined through probability sampling techniques. Data collection methods include observation, questionnaires, and documentation. The researcher also utilized data tabulation, validity tests, and data analysis. The data analysis technique used is the Likert scale. The results of this study indicate that public perception of the service effectiveness of the community-based drinking water and sanitation program in Murung Baru Village, Tanta District, Tabalong Regency is considered highly effective, with an average perception score of 82.06% based on indicators of quality, quantity, continuity, affordability, and institutional capacity. Keywords: Effectiveness, Public Service, PAMSIMAS
Cite
CITATION STYLE
Ahmad Musthafa Akmal, & Muhammad Noor. (2025). PERSEPSI PUBLIK TERHADAP EFEKTIVITAS PELAYANAN PADA PROGRAM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT (PAMSIMAS) DI DESA MURUNG BARU KECAMATAN TANTA KABUPATEN TABALONG. JAPB, 8(1), 554–567. https://doi.org/10.35722/japb.v8i1.1191
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.