ANALISIS TINDAK TUTUR PERLOKUSI DALAM ANTOLOGI CERPEN “TIUR DAN POLTAK” KARYA EMASTA EVAYANTI SIMANJUNTAK

  • Febriyanti F
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tindak tutur merupakan salah satu bentuk tindakan atau sebuah kegiatan yang dilakukan oleh manusia melalui alat wicara. Tindak tutur perlokusi memiliki verba atau kelas kata yang terdapat di dalamnya. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur perlokusi tokoh yang terdapat dalam antalogi cerpen “Tiur dan Poltak” karya Emasta Evayanti Simanjuntak. Metode yang digunkan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. aspek tindak perlokusi dalam antalogi cerpen “Tiur dan Poltak” karya Emasta Evayanti Simanjuntak, maka dapat disimpulkan bahwa aspek-aspek perlokusi yang ditemukan yaitu tindak tutur perlokusi membuat petutur tahu bahwa (Bring hearer to know), membujuk (persuade), menipu (deceive), mendorong (encourage), menjengkelkan (irritate), menakuti (frighten), membuat petutur melakukan sesuatu (get hearer to do something), mengesankan (impress), mengalihkan perhatian (distrac attention), membuat petutur berpikir tentang (get hearer to think), melegakan (relieve attention) , mempermalukan, dan menarik perhatian. Dalam antalogi cerpen “Tiur dan Poltak” karya Emasta Evayanti Simanjuntak, penulis tidak menemukan fungsi aspek perlokusi amuse (menyenangkan), inspire (mengilhami), dan boring (menjemukan).

Cite

CITATION STYLE

APA

Febriyanti, F. (2022). ANALISIS TINDAK TUTUR PERLOKUSI DALAM ANTOLOGI CERPEN “TIUR DAN POLTAK” KARYA EMASTA EVAYANTI SIMANJUNTAK. METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia Dan Pengajarannya, 15(2), 1–11. https://doi.org/10.55222/metamorfosis.v15i2.790

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free