Meningkatkan Budaya Antri Anak Usia 4-5 Tahun melalui Metode Berbaris Sesuai Warna

  • Lau Y
  • Rahardjo M
N/ACitations
Citations of this article
86Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kemampuan mengantri pada anak menjadi hal yang penting dalam perkembangan sosial-emosional, namun pengamatan pendahuluan  yang dilakukan oleh peneliti di TK Satria Tunas Bangsa menunjukkan bahwa masih banyak anak yang belum mampu mengantri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan budaya antri anak usia 4-5 tahun melalui metode berbaris sesuai warna di TK A Satria Tunas Bangsa. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Dari hasil analisis statistik deskriptif, penggunaan metode ini merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan budaya antri anak usia 4-5 tahun. Hal ini ditunjukan dari adanya peningkatan rata-rata persentase peningkatan antri dari pra siklus sampai siklus II yakni pada saat sebelum tindakan diperoleh hasil 75% saat masuk kelas dan 75% saat cuci tangan , siklus I 73% saat masuk kelas dan 81% saat cuci tangan, dan siklus II mencapai 96% saat masuk kelas dan 90% saat cuci tangan. Metode “berbaris sesuai warna” adalah salah satu strategi pembelajaran yang sesuai dengan prinsip pembelajaran pada anak usia dini, yaitu bermain sambil belajar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lau, Y. S., & Rahardjo, M. M. (2020). Meningkatkan Budaya Antri Anak Usia 4-5 Tahun melalui Metode Berbaris Sesuai Warna. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 755. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.624

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free