Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pengelolaan, operasional dan pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal Sanimas di kawasan kota Padang. Evaluasi mengacu pada standar operasional pekerjaan (SOP) Direktorat Jenderal Cipta Karya tentang Operasi dan Pemeliharaan IPAL Komunal oleh Masyarakat Tahun 2016, kriteria disain dan peraturan yang terkait. Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) sebagai pengelola belum memiliki data teknis yang lengkap tentang IPAL dan jaringan perpipaan. Operasional dan pemeliharaan oleh Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP) belum dilakukan secara optimal dan tidak sesuai SOP, karena biaya rutin yang tidak mencukupi akibat tunggakan iuran bulanan. IPAL komunal umumnya terdiri dari bak pengendap, anaerobic baffle reactor (ABR) dan anerobic biofilter (AF) dengan variasi media filter. Dari ketiga IPAL diperoleh unit waktu detensi (HRT) bak pengendap yaitu 5-11 jam, baffle reactor 0,6-0,9 hari, dan biofilter 1-1,4 jam namun total HRT pada IPAL Komunal telah memenuhi kriteria. Parameter BOD, Ammonium dan TSS efluen tidak memenuhi baku mutu.
Cite
CITATION STYLE
Komala, P. S., & Hidayah, F. Z. (2022). Analisis Kinerja Pengelolaan IPAL Komunal Sanimas di Kawasan Kota Padang. Jurnal Ilmu Lingkungan, 20(4), 893–899. https://doi.org/10.14710/jil.20.4.893-899
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.