Pengembangan LKPD Menggunakan Video Sebagai Stimulus Untuk Melatih Berfikir HOTS Peserta Didik SMA Semen Padang

  • Afniarti A
  • Zafri Z
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pembuatan  Lembar Kerja Peserta Didik dengan menggunakan pertanyaan maupun materi yang baik dan disusun berdasarkan ketentuan HOTS seperti ketentuan yang tercatum dalam kurikulum 2013,  hal ini tentunya akan membantu, mendorong dan melatih peserta didik untuk bisa berpikir kritis dan analisis mengerjakan soal atau memecahkan permasalahan yang ada dalam pembelajaran sejarah. Tujuan mengembangkan LKPD menggunakan video sebagai stimulus adalah  untuk melatih berfikir HOTS dalam pembelajaran sejarah serta valid atau pantas digunakan. Penelitian yang peneliti lakukan ini adalah penelitian pengembangan atau biasa dikenal dengan Research and Development disingkat dengan R & D. Model yang dipakai di penelitian ini yaitu model ADDIE. Yang dimulai dengan analisis, desain, development, implementasi dan diakhiri dengan evaluasi. Pada tahap pertama yaitu analisis, dimulai dengan analisis kebutuhan seperti melakukan observasi atau tinjauan kesekolah tempat dilaksanakan penelitian dan analisis kurikulum. pada tahap desain yaitu merancang LKPD yang akan dikembangkan. Pada tahap pengembangan pertama dilakukan validasi angket, validasi HOTS dan validasi bahan ajar yang divalidasi oleh ahli HOTS dan ahli bahan ajar untuk melihat kevalidan dari produk. Penelitian ini memiliki keterbatasan hanya sampai pengembangan. Penelitian ini memperoleh  hasil dari validasi  HOTS dan validasi bahan ajar yang dilakukan sebanyak 2 kali. Hasil materi HOTS berdasarkan kevalidan  HOTS yaitu 3,60 dalam kategori sangat valid dan hasil analisis bahan ajar yaitu 3,62 dalam kategori sangat valid. Kata kunci: Pembelajaran Sejarah, LKPD, HOTS

Cite

CITATION STYLE

APA

Afniarti, A., & Zafri, Z. (2021). Pengembangan LKPD Menggunakan Video Sebagai Stimulus Untuk Melatih Berfikir HOTS Peserta Didik SMA Semen Padang. Jurnal Kronologi, 3(2), 40–51. https://doi.org/10.24036/jk.v3i2.143

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free