Perancangan Pusat Seni Budaya dan UMKM Di Kalurahan Madurejo dengan Pendekatan Arsitektur Neo Vernakular

  • Danu Adamma'arief
  • Tisnawati E
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perancangan ini dilatarbelakangi oleh Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta yang mengakreditasi sepuluh kalurahan rintisan desa budaya yang salah satunya adalah Kalurahan Madurejo. Perdais Nomor 3 Tahun 2017 yang menyebutkan bahwa pembinaan kebudayaan dengan ciri inklusifitas. Dimana masyarakat menjadi subyek dalam pengembangan kebudayaan. Untuk mewadahi kelompok seni, budaya, dan UMKM sehingga bisa meningkatkan eksistensi terhadap masyarakat umum serta meningkatkan ekonomi lokal terutama yang berlokasi di Kalurahan Madurejo, maka dibutuhkan pusat seni dan UMKM untuk mempromosikan produk mereka. Perancangan dilakukan dengan memperhatikan aspek metode perancangan yang sesuai dengan standar yang telah diatur oleh Peraturan Kemenparekraf, No.17 tahun 2020. Dengan menyediakan fasilitas kepada kelompok seni dan UMKM dengan tujuan meningkatkan ekonomi serta eksposur terhadap wisatawan di Kalurahan Prambanan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Danu Adamma’arief, & Tisnawati, E. (2025). Perancangan Pusat Seni Budaya dan UMKM Di Kalurahan Madurejo dengan Pendekatan Arsitektur Neo Vernakular. CENDEKIA : Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah, 2(2), 326–340. https://doi.org/10.62335/cendekia.v2i2.874

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free