AKTUALISASI DIRI DAN KEPRIBADIAN TOKOH BEN DALAM CERPEN DAN FILM FILOSOFI KOPI

  • Kariim M
  • Haryanti N
N/ACitations
Citations of this article
40Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dewi “Dee” Lestari adalah salah satu perempuan penulis muda, best seller yang buku-bukunya kerap dialihwahanakan ke dalam bentuk film dan mendapat banyak penghargaan. Salah satu karya Dee yang sukses dialihwahanakanke dalam film ialah Filosofi Kopi oleh sutradara Angga Dwimas Sasongko.Film tersebut bukan hanya sukses meraih penghargaan namun juga dibuat sekuelnya dan membangun tren minum kopi dengan biji-biji kopi lokal. Tulisan ini akan membandingan pergulatan psikologis tokoh utama dalam cerpen dan film Filosofi Kopi. Metode sastra badingan, khususnya alihwahana, digunakan untuk melihat bagaimana perubahan “teks” terjadi. Lewat teori Hieraki Kebutuhan Maslow tampak bahwa terjadi penambahan konflik psikologi yang dialami Ben yaitu pemenuhan aktualisasi diri dan pegulatan melawan trauma dalam diri Ben. Dengan demikian Ben bukan hanya beraktualisasi sebagai barista hebat namun sebagai manusia yang berkepribadian sosial-estetis.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kariim, M. A., & Haryanti, N. D. (2018). AKTUALISASI DIRI DAN KEPRIBADIAN TOKOH BEN DALAM CERPEN DAN FILM FILOSOFI KOPI. Jurnal Komposisi, 3(2), 68. https://doi.org/10.53712/jk.v3i2.705

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free