Abstract
Pengembangan suatu areal irigasi sangat dipengaruhi oleh ketersediaan air, besarnya kebutuhan air serta ketersediaan sarana infrastruktur. Keseimbangan tata air merupakan kunci apakah dalam rencana pengembangan areal irigasi tersebut dapat direalisasikan dengan kondisi yang ada saat ini karena masih terdapat surplus air, tanpa diperlukannya peningkatan efisiensi dan efektifitas dari bendung yang ada atau terjadi defisit air sehinga masih diperlukan suatu besaran volume air melalui pembuatan waduk dihulunya. Dalam mendukung rencana pengembangan tersebut diperlukan suatu simulasi antara besarnya rencana pengembangan areal irigasi dan air yang tersedia, sehingga untuk setiap alternatif pengembangan areal irigasi dapat diketahui besarnya volume / kapasitas tampungan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pengembangan tersebut. Beberapa metode dan perhitungan yang sederhana dapat digunakan untuk dapat mensimulasikan besaran kapasitas tampung suatu waduk di hulu yang diperlukan.
Cite
CITATION STYLE
Bagiawan, A. (2013). Perhitungan Kebutuhan Kapasitas Tampung bagi Rencana Pengembangan Areal Layanan Irigasi dari Bendung Perjaya – Sumatera Selatan dengan Metode Numerik dan “Sequent Peak.” Jurnal Irigasi, 8(1), 1. https://doi.org/10.31028/ji.v8.i1.1-14
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.