Antibacterial Activity Test of Kaffir Lime (Citrus hystrix DC) Essential Oil Against Klebsiella pneumoniae ATCC

  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
69Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian adalah membandingkan aktivitas antibakteri minyak atsiri ranting, kulit buah dan daun jeruk purut (Citrus hystrix DC) terhadap bakteri Klebsiella pneumoniae ATCC, serta mengetahui pengaruh konsentrasi minyak atsiri jeruk purut (Citrus hystrix DC) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumoniae ATCC. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak tersarang (nested design) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah jenis minyak atsiri (ranting, kulit buah dan daun jeruk purut). Faktor kedua adalah konsentrasi (100 µl/ml, 300 µl/ml dan 500 µl/ml). Diulang sebanyak 3 kali. Etanol 95% sebagai kontrol positif dan aquades steril sebagai kontrol negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak atsiri yang berasal dari kulit buah jeruk purut memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan Klebsiella pneumoniae ATCC lebih kuat dari pada yang berasal ranting dan daun. Jumlah minyak atsiri kulit buah jeruk purut, ranting maupun daun jeruk purut tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan Klebsiella pneumoniae ATCC. Kata

Cite

CITATION STYLE

APA

Jamaluddin, N., Hindun Pulungan, M., & Warsito, W. (2017). Antibacterial Activity Test of Kaffir Lime (Citrus hystrix DC) Essential Oil Against Klebsiella pneumoniae ATCC. Industria: Jurnal Teknologi Dan Manajemen Agroindustri, 6(2), 61–66. https://doi.org/10.21776/ub.industria.2017.006.02.1

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free