UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN MURBEI (Morus alba L) ASAL KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR DENGAN METODE DPPH (2,2 DIPHENIL-1- PICRYLHYDRAZYL)

  • Syahruddin M
  • Aswad M
  • Embu Y
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
178Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Murbei (Morus alba L.) merupakan salah satu tanaman yang tumbuh di Indonesia dan  banyak digunakan dalam  pengobatan tradisional. Beberapa khasiat dari murbei kemungkinan  berhubungan  dengan  daya  antioksidannya.  Tujuan  dari  penelitian  ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun murbei yang berasal dari Kupang. Daun murbei diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak diuji terhadap DPPH sebagai radikal bebas dan diukur pada panjang gelombang 517  nm  dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol daun murbei dari Kupang Nusa Tenggara Timur, memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat  dengan  nilai  IC50   8,35  µg/mL, namun masih  lebih rendah dibandingkan kuersetin sebagai kontrol postif  dengan nilai IC50   0,82  µg/mL. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekstrak etanol daun murbei dari Kupang memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat

Cite

CITATION STYLE

APA

Syahruddin, M., Aswad, M., Embu, Y. D. P. A., & Khadijah, K. (2019). UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN MURBEI (Morus alba L) ASAL KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR DENGAN METODE DPPH (2,2 DIPHENIL-1- PICRYLHYDRAZYL). TECHNO: JURNAL PENELITIAN, 8(1), 246. https://doi.org/10.33387/tk.v8i1.947

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free