Gambaran Klinikopatologi Parapsoriasis

  • Puspitasari G
  • Yuniaswan A
  • Retnani D
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Parapsoriasis merupakan penyakit kulit yang mencerminkan tumpang tindih klinis termasuk kronisitas, penyebab yang idiopatik, recalcitrans terhadap terapi, dan lesi nonpruritik, yang menyerupai psoriasis. Terdapat 2 bentuk parapsoriasis yaitu Small Plaque Parapsoriasis (SPP) dan Large Plaque Parapsoriasis (LPP). Banyak penyakit kulit yang memiliki gejala menyerupai parapsoriasis, sehingga diagnosisnya sulit ditegakkan. Oleh karena itu pemeriksaan histopatologi dan imunohistokimia perlu dilakukan. Parapsoriasis dikarakteristikkan dengan infiltrat limfoid kutaneus superfisial yang terdiri dari sel T pada pemeriksaan histopatologi baik pada LPP maupun SPP. Namun infiltrat LPP sering mengandung limfosit dengan inti cerebriform (sel Lutzner) yang mirip dengan sel Sezary pada Mycosis fungoides (MF). Pemeriksaan imunohistokimia CD3 dapat menunjukkan gambaran sel T tersebut normal atau atipikal jika mengarah suatu keganasan. Oleh karena itu, evaluasi densitas sel T pada gambaran histopatologi dan pemeriksaan imunohistokimia CD3 dapat membantu menegakkan diagnosis parapsoriasis, serta untuk mengenali tanda-tanda keganasan mengarah pada MF.

Cite

CITATION STYLE

APA

Puspitasari, G., Yuniaswan, A., & Retnani, D. (2021). Gambaran Klinikopatologi Parapsoriasis. Jurnal Klinik Dan Riset Kesehatan, 1(1), 22–32. https://doi.org/10.11594/jk-risk.01.1.6

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free