Abstract
The integration of local potential into biology education is essential for enhancing student engagement, creativity, and environmental awareness. However, its implementation remains suboptimal in various regions, including Lampung Province. This study aims to identify and analyze the diversity of bird species in Way Kambas National Park (WKNP) as a potential biology learning resource. Using a descriptive exploratory approach with the point count method, observations were conducted at three locations within WKNP, identifying 33 bird species from 21 families, with a total of 727 individuals. The diversity index values indicate moderate species richness, highlighting the park’s ecological significance. Compared to previous studies, which primarily focused on megafauna, this research emphasizes avian biodiversity as a novel approach to contextual learning. The findings demonstrate that incorporating local avifauna into the curriculum enhances students' understanding of ecosystem dynamics, biodiversity conservation, and species adaptation. This study provides practical implications for biology education by promoting field-based learning, fostering conservation awareness, and encouraging schools to integrate local biodiversity into teaching materials. Strengthening collaboration between educators, conservationists, and local communities is crucial for maximizing the educational benefits of regional biodiversity.Pemanfaatan sumber belajar bukan hanya penting dalam proses pendidikan, tetapi juga merupakan kunci untuk meningkatkan aktivitas belajar dan kreativitas. Di dalam dunia biologi, sumber-sumber pembelajaran berkualitas sangat diperlukan, dan potensi lokal setiap daerah dapat menjadi sumber daya berharga yang mencerminkan keanekaragaman alam setempat. Burung, sebagai bagian dari keanekaragaman hayati, memainkan peran penting dalam ekosistem, membantu penyerbukan dan penyebaran biji, serta menjadi indikator lingkungan yang berharga. Pusat Latihan Gajah (PLG) di Taman Nasional Way Kambas, selain menjadi pusat konservasi gajah sumatera, juga menjadi rumah bagi beragam jenis burung. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap keanekaragaman luar biasa dari jenis burung yang mendiami PLG Taman Nasional Way Kambas. Dengan menggunakan metode point count, penelitian ini menemukan keberadaan 33 spesies burung yang terdiri dari 21 famili, dengan total 727 individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keanekaragaman jenis burung di PLG termasuk dalam kategori sedang, yang membuktikan peran pentingnya dalam menjaga kualitas habitat dan ekosistem yang lebih besar. Upaya konservasi burung perlu mendapat perhatian lebih lanjut dan dukungan dari semua pihak, untuk memastikan bahwa keanekaragaman hayati ini tetap terjaga di habitat aslinya. Penelitian ini mengundang kita untuk lebih memahami dan menjaga keanekaragaman burung, yang merupakan harta tak ternilai dari alam.
Cite
CITATION STYLE
Nurfatonah, F., & Aminatun, T. (2025). Identifying Local Potentials in Lampung Province as a Biology Learning Resource. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(3), 267–274. https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i3.10418
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.