Abstract
Operasi Sectio Caesarea merupakan tindakan yang banyak menimbulkan kecemasan. Kecemasan merupakan gejala klinis yang terlihat pada pasien dengan penatalaksanaan medis, bila kecemasan merupakan gejala klinis yang terlihat pada pasien pra operasi tidak segera diatasi maka dapat mengganggu proses penyembuhan.Desain penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, dan accidental sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang akan menjalani persalinan dengan Sectio Caesarea di Rumah Sakit Pelabuhan Palembang berjumlah 67 responden, jumlah sampel dalam penelitian ini 40 respondenDari analisa univariat diketahui bahwa distribusi responden yang mengalami kecemasan kategori berat berjumlah 24 responden (60,0%) lebih besar dari yang mengalami kecemasan kategori ringan berjumlah 16 responden (40,0%). Dari hasil analisa bivariat ditemukan ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan Kecemasan Pasien Pra Operasi Sectio Caesarea dimana nilai ρ= 0,000 (ρ-value < 0,05), ada hubungan yang bermakna dukungan keluarga dengan Kecemasan Pasien Pra Operasi Sectio Caesarea dimana nilai ρ= 0,000 (ρ-value < 0,05), hubungan yang bermakna konseling dari tenaga kesehatan dengan Kecemasan Pasien Pra Operasi Sectio Caesarea dimana nilai ρ= 0,000 (ρ-value < 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan bermakna antara pengetahuan, dukungan keluarga dan konseling dari tenaga kesehatan dengan Kecemasan Pasien Pra Operasi Sectio Caesarea Rumah Sakit Pelabuhan Palembang
Cite
CITATION STYLE
Fatrida, D., & Tanjung, A. I. (2023). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kecemasan Pasien Pra Operasi Sectio Caesarea. JURNAL KESEHATAN TERAPAN, 10(1), 29–43. https://doi.org/10.54816/jk.v10i1.571
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.