PUDARNYA KUASA NEGARA: ANALISIS CERPEN-CERPEN SENO GUMIRA AJIDARMA DALAM PERSPEKTIF FOUCAULT

  • Rizqi Turama A
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Merujuk pada pendapat bahwa sastra mencerminkan realitas, muncul sebuah masalah mengenai ada tidaknya perubahan posisi negara dalam cerpen sebelum dan sesudah reformasi. Dua cerpen yang dijadikan bahan analisis adalah Saksi Mata dan Aku, Pembunuh Munirkarya Seno Gumira Ajidarma. Analisis dilakukan dengan menggunakan perspektif Foucault. Hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi pergeseran kekuasaan negara setelah reformasi. Hal ini ditunjukkan terutama dalam lima hal, yaitu motif kehadiran saksi di pengadilan, wibawa hakim, keberpihakan tokoh utama, wujud penjahat, dan pengadilan sebagai lambang negara.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rizqi Turama, A. (2020). PUDARNYA KUASA NEGARA: ANALISIS CERPEN-CERPEN SENO GUMIRA AJIDARMA DALAM PERSPEKTIF FOUCAULT. MIMESIS, 1(1), 33. https://doi.org/10.12928/mms.v1i1.1535

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free