Revitalisasi Peran Agama Dalam Pembinaan Moral Bangsa

  • Achlami M
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Wacana peran agama dalam konteks pembinaan moral bangsa adalah sesuatu yang urgen untuk dibahas. Urgensi tersebut nampak bila dilihat dari sisi idealitas dan realitas. Secara idealitas bahwa agama mestinya berperan besar terhadap pembinaan moral di tengah-tengah masyarakat dan bangsa. Indonesia sebagai negara bangsa  hampir semua penduduknya memeluk suatu agama, dan mayoritas mereka adalah beragama Islam. Sebagai bangsa yang beragama idealnya menjadi bangsa yang bermoral, tetapi apabila dilihat realitasnya, pemeluk suatu agama masih banyak yang melanggar norma-norma agama dan nilai-nilai moral. Persoalannya, kenapa antara idealitas dan realitas tidak berbanding lurus? bagaimana revitalisasi peran agama dalam pembinaan moral bangsa? Secara fitrah manusia membutuhkan agama agar hidupnya terarah. Karenanya agama hadir sebagai pedoman hidup manusia dalam menghadapi berbagai problem kehidupan seiring dengan perubahan dan perkembangan zaman. Revitalisasi peran agama dalam pembinaan moral bangsa dibutuhkan pembinaan Sumber Daya Manusia  yang berkualias, aktualisasi pesan-pesan agama yang responsif dan menyejukkan, dan peningkatan pemberdayaan institusi-institusi keagamaan di tengah-tengah masyarakat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Achlami, M. A. (2024). Revitalisasi Peran Agama Dalam Pembinaan Moral Bangsa. Indonesian Research Journal on Education, 4(2), 545–549. https://doi.org/10.31004/irje.v4i2.615

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free