PENGARUH CENDAWAN ENDOFIT TANAMAN MAJA TERHADAP Colletotrichum acutatum PC3 PENYEBAB ANTRAKNOSA PADA CABAI MERAH IN VITRO

  • Sari N
N/ACitations
Citations of this article
23Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pengunaan agen biokontrol menggunakan cendawan endofit telah banyak dilakukan karena kemampuannya dalam meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi cendawan endofit dari Tanaman Maja koleksi Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember serta mengetahui kemampuan antagonismenya terhadap Colletotrichum acutatum penyebab penyakit antraknosa pada cabai merah secara in vitro. Hasil penelitian yang diperoleh adalah data deskriptif dan kuantitatif. Data deskriptif berupa hasil identifikasi cendawan endofit sedangkan data kuantitatif yaitu persen daya hambat. Cendawan endofit yang berhasil diidentifikasi dari Tanaman Maja adalah Colletotrichum spp.; Rhizoctonia spp.; Sporidesmium sp.; Neonectria sp. dan miselia steril. Persen penghambatan cendawan endofit Tanaman Maja terhadap C. acutatum, dimana Neonectria sp. yaitu 71,43%, Sporidesmium sp. 68,67% dan Rhizoctonia sp. 71,43%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sari, N. (2023). PENGARUH CENDAWAN ENDOFIT TANAMAN MAJA TERHADAP Colletotrichum acutatum PC3 PENYEBAB ANTRAKNOSA PADA CABAI MERAH IN VITRO. Jurnal Agrotek Tropika, 11(3), 365. https://doi.org/10.23960/jat.v11i3.5783

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free