Abstract
Tomat (Solanum lycopersicum L.) merupakan komoditas hortikultura yang sangat berguna sebagai bahan pangan, tetapi memiliki umur simpan yang relatif pendek karena mudah mengalami kerusakan pascapanen. Salah satu solusi untuk memperpanjang umur simpan tomat adalah dengan menggunakan edible coating, yaitu pelapisan buah dengan bahan yang dapat dimakan untuk mengurangi laju respirasi dan transpirasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aplikasi edible coating dari pektin kulit kakao dengan penambahan berbagai konsentrasi Carboxymethyl Cellulose (CMC) dan gliserol untuk mempertahankan kualitas buah tomat selama penyimpanan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non-Faktorial, dengan perlakuan yang terdiri dari berbagai kombinasi konsentrasi pektin, CMC, dan gliserol. Buah tomat yang telah dilapisi dengan larutan edible coating disimpan pada suhu ruang selama 21 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi edible coating dari pektin kulit kakao dengan penambahan CMC dan gliserol dapat mengurangi susut bobot buah tomat, memperbaiki tekstur, dan mempertahankan warna buah selama penyimpanan. Perlakuan dengan kombinasi 3 g pektin, 3% CMC, dan 2% gliserol memberikan hasil terbaik dalam mempertahankan kualitas buah tomat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemanfaatan limbah kulit kakao sebagai bahan alami untuk memperpanjang umur simpan tomat dan meningkatkan kualitas pascapanen buah.
Cite
CITATION STYLE
Mulyadi Mulyadi, Siti Mardiana, Ellen Lumisar Panggabean, & Muhammad Antony Jefri Pratama. (2025). Aplikasi Edible Coating dari Pektin Kulit Kakao dengan Penambahan Berbagai Konsentrasi Carboxy Metil Cellulose (CMC) dan Gliserol untuk Mempertahankan Kualitas Buah Tomat Selama Penyimpanan. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 6(1), 1162–1170. https://doi.org/10.47687/snppvp.v6i1.1862
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.