Pengembangan Desa Wisata Dieng Kulon Dalam Kajian Dimensi Community Based Tourism

  • Musyafa A
  • Yudistira M
  • Octavanny V
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
50Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Salah satu bentuk pendekatan dan perencanaan pada pengembangan pariwisata ialah menggunakan Community Based Tourism (CBT). Kabupaten Banjarnegara, Desa Dieng Kulon telah dikategorikan sebagai desa wisata yang maju dengan menerapkan CBT. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis lima dimensi dalam penerapan Community Based Tourism (CBT) melalui dimensi (ekonomi, sosial, budaya, lingkungan serta politik). Data pada penelitian ini didapatkan melalui observasi serta wawancara, yang memakai pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini peneliti mampu menyimpulkan jika penerapan lima dimensi Community Based Tourism telah berdampak positif terhadap kesejahteraan penduduk setempat desa wisata Dieng Kulon dan sudah sejalan sepenuhnya sesuai dengan indikator-indikator dimensi Community Based Tourism. Dari lima dimensi Community Based Tourism (CBT), dimensi ekonomi mempunyai peran yang lebih unggul dalam penerapan Community Based Tourism di desa Dieng Kulon karena dengan adanya dana pengembangan, lapangan kerja baru, serta peningkatan pendapatan untuk penduduk dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat lokal untuk mendorong kemajuan ekonominya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Musyafa, A. Z. S., Yudistira, M., Octavanny, V., & Purnama, H. (2024). Pengembangan Desa Wisata Dieng Kulon Dalam Kajian Dimensi Community Based Tourism. Journal of Research on Business and Tourism, 4(1), 62. https://doi.org/10.37535/104004120245

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free