Analisis Perkembangan Trend dan Memprediksi Harga Bawang Merah di Sulawesi Selatan

  • Asriadi A
  • Firmansyah F
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pengembangan pertanian bawang merah sebenarnya dapat berupa harga konsumen, sehingga harga bawang merah di Provinsi Sulawesi Selatan dilihat tahun 2019-2024 yaitu pola yang mengandung unsur trend dan memprediksi stabilitas harga kepada konsumen. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis trend dan memprediksi harga bawang merah di Sulawesi Selatan. Data sekunder diperoleh melalui lembaga atau   instansi terkait, seperti Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Dinas Perkebunan Propinsi Sulawesi Selatan serta sumber-sumber lain yang dapat menunjang penelitian ini. Data sekunder juga dikumpulkan meliputi data sekunder pusat informasi harga pangan strategis (PIHPS) nasional. Hasil penelitian bahwa Trend perkembangan perubahan harga bawang merah mulai periode Januari 2019 sampai Desember 2023 adalah cenderung meningkat. Hal ini ditandai oleh koefisien regresi yang positif sebesar 62,535. Memprediksi harga bawang merah pada bulan Januari sampai Desember 2025 dengan harga bawang merah sekitar Rp. 23.427 perkg – Rp. 24.115 perkg. Tahun 2026 sampai Desember 2026 sebesar Rp. 24.177  perkg – Rp. 24.865 perkg di Sulawesi Selatan. Dengan demikian, produsen meningkatkan produktivitas bawang merah sebagai antisipasi peningkatan permintaan yang besar dan memungkinkan konsumen mengendalikan biaya ketika harga bawang merah sedang tinggi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Asriadi, A. A., & Firmansyah, F. (2024). Analisis Perkembangan Trend dan Memprediksi Harga Bawang Merah di Sulawesi Selatan. Baselang, 4(1), 127–132. https://doi.org/10.36355/bsl.v4i1.145

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free