Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi unsur-unsur operasi hitung bilangan bulat yang terkandung dalam permainan kucing-kucing serta untuk memperjelas kontribusinya dalam konteks pendidikan matematika dan pelestarian budaya lokal. Metode pada penelitian ini melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung saat permainan berlangsung dan fokus pada interaksi pemain serta strategi yang digunakan ketika bermain permainan kucing-kucing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan kucing-kucing mengandung unsur-unsur konsep operasi hitung bilangan bulat, yaitu perkalian, pembagian, penjumlahan, dan pengurangan (Kabataku) khususnya terkait dengan aturan permainan dengan menggunakan 12 biji kucing-kucing dan bola tenis lapangan sebagai alat yang digunakan dalam permainan. Hal ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam konteks pendidikan matematika, menunjukkan potensi permainan tradisional sebagai sumber belajar yang bermakna. Penelitian ini menegaskan pentingnya mempertahankan dan memperkenalkan permainan tradisional dalam upaya pelestarian warisan budaya serta memberikan alternatif pembelajaran yang menarik bagi peserta didik.
Cite
CITATION STYLE
Sari, D. J., Asmara, A., & Masri, M. (2024). Konsep operasi hitung metode permainan kucing-kucing. Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah Di Bidang Pendidikan Matematika, 10(1), 98–110. https://doi.org/10.29407/jmen.v10i1.22218
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.