ANALISIS MEDIA TERHADAP PEMBERITAAN KASUS KEKERASAN SEKSUAL DI PESANTREN

  • Karuniawa F
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini menganalisis framing media dalam pemberitaan kasus kekerasan seksual di pesantren dengan pendekatan kualitatif dan analisis framing model Entman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media cenderung menggunakan narasi sensasional, bias keagamaan, dan minim perspektif korban. Empat pola framing dominan teridentifikasi: (1) skandal moral, (2) ujian iman, (3) penyimpangan individu, dan (4) konspirasi anti-Islam. Faktor ideologi media, kepentingan ekonomi, dan tekanan politik terbukti memengaruhi konstruksi pemberitaan. Hanya 30% berita yang memuat suara korban secara memadai, sementara 70% didominasi narasi pihak pesantren dan otoritas. Penelitian ini merekomendasikan penerapan jurnalisme sensitif gender, peningkatan peran media sebagai kontrol sosial, dan kolaborasi multipihak untuk peliputan yang lebih beretika. Temuan ini signifikan bagi pengembangan kebijakan media dan perlindungan korban kekerasan seksual di lingkungan pendidikan agama.

Cite

CITATION STYLE

APA

Karuniawa, F. (2025). ANALISIS MEDIA TERHADAP PEMBERITAAN KASUS KEKERASAN SEKSUAL DI PESANTREN. AL-BALAD : Jurnal Hukum Tata Negara Dan Politik Islam, 5(1), 94–120. https://doi.org/10.59259/ab.v5i1.265

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free